Beranda / Ragam / Kapolres Batu Cup 9 Ball Tournament Jadi Ajang Pembinaan Atlet Biliar Pemula

Kapolres Batu Cup 9 Ball Tournament Jadi Ajang Pembinaan Atlet Biliar Pemula

KOTA BATU – Semarak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kota Batu diwarnai dengan gelaran Kapolres Batu Cup 9 Ball Tournament. Turnamen biliar yang digelar atas kerja sama Polres Batu dan Carabao Bistro & Pool Batu HQ itu berlangsung di Jalan Abdul Gani Atas Nomor 30, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, Sabtu-Minggu (27-28/6).

Kompetisi yang terbuka untuk umum tersebut khusus diperuntukkan bagi atlet pemula atau non-juara. Para peserta memperebutkan total hadiah Rp 5 juta dengan biaya pendaftaran sebesar Rp 75 ribu.

Kapolres Batu, Aris Purwanto, mengatakan, turnamen ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus sarana mendekatkan Polri dengan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda.

“Melalui turnamen ini kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat, sekaligus mendorong olahraga biliar semakin berkembang dan diminati generasi muda,” ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, olahraga biliar memiliki potensi besar dalam membentuk karakter disiplin, sportivitas, dan kreativitas anak muda. Karena itu, Polres Batu mendukung penuh berbagai kegiatan positif yang melibatkan generasi muda.

Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, pihaknya menegaskan bahwa institusi kepolisian berkomitmen memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

“Polri harus selalu hadir dan dekat dengan masyarakat. Semangat itulah yang kami bawa dalam peringatan Hari Bhayangkara tahun ini,” tegasnya.

Sementara itu, CEO Carabao Group sekaligus Ketua Bidang Marketing dan Promosi PB POBSI, Hendra Kurniawan, menyebut pihaknya selalu membuka ruang kolaborasi untuk mendukung perkembangan olahraga dan sport tourism di Kota Batu.

“Momentum HUT Bhayangkara ke-80 ini kami kemas dalam turnamen Kapolres Cup yang memang dikhususkan bagi atlet pemula. Harapannya, muncul bibit-bibit baru atlet biliar dari Kota Batu dan daerah lainnya,” katanya.

Dalam turnamen tersebut, juara pertama memperoleh hadiah Rp 2 juta, juara kedua Rp 1 juta, dan juara ketiga Rp 500 ribu, ditambah uang pembinaan dari panitia sehingga total hadiah mencapai Rp 5 juta.

Hendra mengungkapkan, event serupa akan terus digelar secara rutin sebagai bagian dari program pembinaan atlet. Bahkan, Carabao selama ini aktif menggelar berbagai turnamen biliar berskala regional, nasional hingga internasional.

Menurutnya, masa depan olahraga biliar di Indonesia cukup menjanjikan. Dalam waktu dekat, PB POBSI di bawah kepemimpinan Hary Tanoesoedibjo juga akan menggelar turnamen nasional dengan total hadiah mencapai Rp 1,5 miliar.

“Banyak turnamen besar dengan hadiah fantastis, termasuk di luar negeri. Ini membuktikan bahwa olahraga biliar memiliki prospek dan masa depan yang cerah bagi para atlet,” ujarnya.

Ia pun berpesan kepada para atlet muda agar terus berlatih dan menjaga disiplin.

“Kalau ingin menjadi atlet profesional dan mewakili Indonesia di level internasional, kuncinya adalah disiplin dan konsisten berlatih,” tandasnya.

Kapolres Batu Cup pun diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan sekaligus melahirkan atlet-atlet biliar potensial yang mampu mengharumkan nama daerah dan Indonesia di kancah internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *