SURABAYA – Upaya membangun sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak terus diperkuat. TK Melati Putih Surabaya menggelar kegiatan Cangkruan Parenting bertajuk “Mengenali Karakter Anak Metode Fingerprint” yang berlangsung pada 22–27 Juni 2026 mulai pukul 07.30 WIB di lingkungan sekolah, Jalan Endrosono V Nomor 26, Kecamatan Semampir, Surabaya.
Kegiatan ini menjadi ruang edukasi bagi para orang tua untuk lebih memahami karakter, potensi, serta pola belajar anak melalui pendekatan Assessment Fingerprint. Metode tersebut diperkenalkan sebagai sarana mengenali kecenderungan karakter anak sekaligus menjadi bahan introspeksi bagi orang tua dalam mendampingi proses pengasuhan.
Dalam materi yang disampaikan, peserta diajak memahami bahwa setiap anak memiliki karakter dan keunikan yang berbeda. Karena itu, pola asuh tidak dapat disamaratakan. Melalui pendekatan fingerprint, orang tua diharapkan mampu mengenali potensi anak sejak dini sehingga dapat memberikan pendampingan yang lebih tepat.
“Tujuan utama kegiatan ini bukan sekadar mengetahui karakter anak, tetapi juga mengajak orang tua melakukan evaluasi diri terhadap pola pengasuhan yang selama ini diterapkan. Tidak sedikit kesalahan yang dilakukan tanpa disadari dan berdampak pada perkembangan anak,” demikian pesan yang diangkat dalam kegiatan tersebut.
Seminar menghadirkan Syaiful Bachri, Owner Parenting Cangkru’an Surabaya, yang juga dikenal sebagai Ketua Komnas Anak Surabaya serta Koordinator Sahabat Anak Indonesia Jawa Timur. Ia memberikan pemaparan mengenai pentingnya komunikasi positif, memahami kebutuhan emosional anak, serta membangun hubungan keluarga yang harmonis sejak usia dini.
Kepala TK Melati Putih berharap kegiatan parenting seperti ini mampu meningkatkan keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak di rumah maupun di sekolah. Menurutnya, keberhasilan pendidikan anak usia dini tidak hanya bergantung pada guru, tetapi juga pada sinergi yang kuat antara sekolah dan keluarga.
Melalui kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari tersebut, para orang tua juga berkesempatan mengikuti sesi konsultasi dan assessment fingerprint sebagai bekal untuk memahami karakter anak secara lebih mendalam. Diharapkan, hasil assessment dapat menjadi dasar dalam menentukan pola komunikasi, pembelajaran, hingga pengembangan bakat yang sesuai dengan potensi masing-masing anak.
Dengan menghadirkan edukasi parenting yang aplikatif, TK Melati Putih menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan optimalisasi potensi anak sejak usia dini.












