BANGKALAN — Prestasi membanggakan ditorehkan Waisul Qorony, siswa UPTD SDN Arosbaya 3, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan. Siswa sekolah dasar tersebut berhasil melaju ke babak final ajang Cong Kene’ dan Bhing Ana’ Bangkalan 2026.
Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga, sekolah, dan masyarakat Desa Tengket. Di usianya yang masih belia, Waisul menunjukkan keberanian untuk mengembangkan potensi diri sekaligus tampil dalam ajang yang mengangkat identitas budaya Madura.
Kepala UPTD SDN Arosbaya 3 menyampaikan apresiasi atas capaian anak didiknya tersebut. Menurutnya, keberhasilan Waisul menembus babak final merupakan pencapaian positif yang patut menjadi inspirasi bagi siswa lainnya.
“Kami sangat mengapresiasi pencapaian Waisul Qorony yang berhasil melaju ke babak final Cong Kene’ dan Bhing Ana’ Bangkalan 2026. Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan bakat, meningkatkan rasa percaya diri, dan berani mengikuti kegiatan positif sesuai potensi masing-masing,” ungkapnya.
Dia menegaskan, sekolah memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan siswa, bukan hanya dalam bidang akademik, tetapi juga kegiatan nonakademik. Dukungan orang tua dan lingkungan pendidikan dinilai menjadi faktor penting dalam membantu anak mengenali serta mengasah kemampuannya.
Angkat Budaya, Bangun Kepercayaan Diri
Ajang Cong Kene’ dan Bhing Ana’ Bangkalan bukan sekadar kompetisi. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya lokal Madura.
Melalui ajang ini, para peserta diharapkan mampu membangun kepercayaan diri, mengembangkan wawasan, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap identitas daerahnya.
Bagi Waisul, keberhasilan melangkah ke babak final menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan pendidikannya. Putra pasangan Sukran dan Umi Mariya, warga Nganlaok, Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya, itu kini diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa potensi anak-anak di tingkat sekolah dasar perlu mendapat ruang dan dukungan agar dapat berkembang secara optimal.
Keluarga, pihak sekolah, dan masyarakat pun diharapkan terus memberikan dukungan kepada Waisul dalam menghadapi babak final. Harapannya, capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa nama baik UPTD SDN Arosbaya 3 dan masyarakat Arosbaya di tingkat Kabupaten Bangkalan.












