Beranda / Politik & Pemerintahan / Empat Calon Kades Sumberboro Siap Bertarung, Camat: Beda Pilihan Jangan Jadi Permusuhan

Empat Calon Kades Sumberboro Siap Bertarung, Camat: Beda Pilihan Jangan Jadi Permusuhan

BLITAR – Empat calon kepala desa (cakades) Sumberboro, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, resmi memasuki tahapan penting Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Mereka mengikuti deklarasi damai yang dipimpin Camat Wonotirto Musafa Kamil, S.Sos., Jumat (25/9/2026).

Deklarasi tersebut menjadi penanda bahwa kontestasi politik di tingkat desa harus berlangsung secara tertib, aman, dan tetap menjunjung persaudaraan.

Musafa Kamil menegaskan, perbedaan pilihan merupakan bagian dari demokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk memutus hubungan persaudaraan maupun memicu konflik di tengah masyarakat.

“Pilkades ini adalah pesta demokrasi masyarakat desa. Silakan berbeda pilihan, tetapi jangan sampai perbedaan pilihan menjadikan kita bermusuhan,” tegas Musafa Kamil dalam deklarasi damai.

Menurutnya, kemenangan dalam Pilkades bukan semata-mata tentang siapa yang memperoleh suara terbanyak. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana seluruh calon dan pendukungnya mampu menjaga keamanan serta kondusivitas desa selama seluruh tahapan berlangsung.

Karena itu, Musafa meminta keempat calon menunjukkan sikap dewasa dalam berdemokrasi. Para pendukung juga diminta tidak melakukan provokasi, menyebarkan informasi yang dapat memicu konflik, maupun melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban.

“Siapa pun yang nanti terpilih, itulah kepala desa kita bersama. Setelah Pilkades selesai, masyarakat tetap harus hidup rukun dan membangun Sumberboro bersama-sama,” ujarnya.

Nomor Urut Resmi Diundi

Setelah deklarasi damai, tahapan dilanjutkan dengan pengundian nomor urut empat calon kepala desa.

Hasil pengundian menetapkan:

1. Sukamto
2. Gunawan
3. Hermanto
4. Jamanta

Keempat calon selanjutnya akan mengikuti tahapan Pilkades sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Momentum deklarasi damai tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa persaingan politik hanya berlangsung dalam kontestasi. Persaudaraan dan kepentingan masyarakat Sumberboro harus tetap menjadi prioritas.

Camat Wonotirto berharap seluruh calon mampu menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjalankan demokrasi yang sehat.

“Mari kita jadikan Pilkades Sumberboro sebagai pesta demokrasi yang damai. Menang jangan sombong, kalah jangan kecewa. Yang paling utama, Sumberboro tetap aman, guyub, dan kondusif,” pungkas Musafa Kamil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *