BANGKALAN – Semangat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah diwujudkan melalui aksi nyata. Puluhan anak mengikuti khitanan massal gratis yang digelar di Balai Desa Sobih, Kecamatan Burneh, Minggu (21/6).
Kegiatan sosial tersebut merupakan kolaborasi Pimpinan Cabang Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (PC LKKNU) Bangkalan, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Bangkalan, dan UPT Puskesmas Burneh. Program itu mendapat sambutan antusias dari masyarakat karena memberikan layanan kesehatan tanpa dipungut biaya.
Ketua PC LKKNU Bangkalan, Hosun, S.Pd., M.M., mengatakan khitanan massal menjadi salah satu rangkaian kegiatan menyambut bulan Muharram sekaligus bentuk kepedulian kepada masyarakat, terutama keluarga yang membutuhkan.
“Momentum Muharram kami maknai tidak hanya dengan kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Ketua PPNI Bangkalan, Moh. Mukhlis, S.P., menegaskan sinergi antara organisasi profesi kesehatan dan organisasi kemasyarakatan perlu terus diperkuat. Menurutnya, kolaborasi tersebut mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau masyarakat.
Proses khitan dilakukan oleh tenaga kesehatan dari PPNI bersama petugas medis UPT Puskesmas Burneh sesuai standar pelayanan kesehatan. Selain tindakan medis, orang tua peserta juga diberikan edukasi mengenai perawatan pasca khitan agar proses penyembuhan berlangsung lebih cepat dan optimal.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus LKKNU Bangkalan, PPNI Kabupaten Bangkalan, tenaga kesehatan, perangkat Desa Sobih, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Pemerintah Desa Sobih mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Kehadiran program khitan gratis dinilai meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
Melalui kolaborasi berbagai pihak, peringatan Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi momentum meningkatkan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga menghadirkan pelayanan sosial yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.












