Beranda / Ragam / Jesyen Nahkodai Garda MDM

Jesyen Nahkodai Garda MDM

Pasuruan – Penampilan boleh nyentrik. Rambut berwarna menjadi ciri khas. Namun, ketika menyangkut organisasi, Jesyen memilih sikap serius. Pemuda tersebut dipercaya menjadi Ketua Garda MDM, sayap juang LSM P-MDM yang menghimpun anak-anak muda dari berbagai latar belakang dan talenta.

Pengukuhan kepengurusan Garda MDM berlangsung Minggu malam. Rapat berjalan singkat, namun menghasilkan struktur kepengurusan yang diharapkan mampu menggerakkan organisasi secara lebih terkoordinasi.

Jyesen dipercaya mengemban amanah sebagai ketua. Dia menyatakan siap menjalankan tanggung jawab tersebut dengan tetap mengharapkan arahan dan bimbingan para senior di LSM P-MDM.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Mohon bimbingan dan arahannya dari para senior,” ujar Jesyen usai pengukuhan.

Selain Jesyen, Imam Samudra dipercaya menduduki posisi wakil ketua. Imam menegaskan, jabatan yang diterimanya bukan sekadar posisi dalam struktur organisasi. Melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Kami akan menjaga amanah jabatan ini dengan segenap kemampuan dan ketegasan,” tegas Imam.

Garda MDM tidak ingin keberadaannya sebatas nama dalam struktur organisasi. Sejumlah program kerja mulai disiapkan untuk memperkuat soliditas anggota.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah silaturahmi rutin dengan anggota. Kegiatan tersebut direncanakan digelar setiap pekan. Tujuannya mempererat komunikasi sekaligus memastikan seluruh anggota tetap terkoordinasi.

Garda MDM sendiri dihuni pemuda dengan latar belakang dan talenta yang beragam. Perbedaan tersebut justru dipandang sebagai modal untuk membangun organisasi yang lebih dinamis.

“Kami ingin Garda MDM menjadi wadah pemuda yang bisa bergerak bersama dan memberikan kemaslahatan,” kata salah satu pengurus.

Pengukuhan kepengurusan tersebut diketahui Gus Ujay selaku Ketua Umum LSM P-MDM. Dengan terbentuknya kepengurusan baru, Garda MDM diharapkan mampu menjadi motor pergerakan kaum muda di lingkungan P-MDM.

Bagi Jesyen dan jajaran pengurus, pengukuhan bukanlah garis akhir. Justru menjadi titik awal untuk membuktikan bahwa Garda MDM tidak hanya kuat dalam struktur, tetapi juga nyata dalam gerakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *