BANGKALAN – Minggu pagi (9/8) di Kecamatan Geger terasa berbeda. Deretan peserta mulai memadati halaman Kantor Kecamatan Geger sejak pukul 06.00 WIB. Mereka bersiap mengikuti Gowes Bareng dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Mengusung tema “Gowes Bersama, Sehat Bersama”, kegiatan tersebut tak sekadar menjadi ajang olahraga. Gowes juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan membangun kekompakan lintas instansi serta masyarakat.
Peserta datang dari berbagai unsur. Mulai jajaran pemerintahan, aparat keamanan, tenaga medis, hingga masyarakat. Suasana semakin semarak dengan kehadiran Camat Arosbaya Dedeng Suprapto bersama tim dan Camat Sepulu Hosun bersama tim.
Kapolsek Geger Dika En Dorpin juga turut ambil bagian. Kehadiran unsur kepolisian sekaligus memperkuat sinergi dalam kegiatan yang berlangsung dengan suasana penuh keakraban tersebut.
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan peserta mendapatkan penanganan apabila mengalami gangguan kesehatan, Tim Medis Kecamatan Geger turut disiagakan sepanjang kegiatan.
Camat Geger Ronny S. mengatakan, olahraga bersama menjadi salah satu cara sederhana untuk mengisi momentum kemerdekaan dengan kegiatan yang positif.
“Melalui gowes bersama ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan sekaligus memperkuat silaturahmi. Momentum kemerdekaan harus kita isi dengan kegiatan positif yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ketua Pelaksana Gowes Bareng, Fajar, mengapresiasi antusiasme peserta serta dukungan berbagai pihak. Menurutnya, keterlibatan sejumlah kecamatan, kepolisian, tenaga medis, dan masyarakat menjadi kekuatan tersendiri bagi suksesnya kegiatan.
“Alhamdulillah kegiatan Gowes Bareng hari ini bisa terlaksana dengan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan semua pihak yang telah memberikan dukungan,” kata Fajar.
Dia juga memberikan apresiasi kepada Tim Medis Kecamatan Geger yang sejak awal telah disiapkan untuk mendukung kegiatan.
“Kehadiran tim medis tentu memberikan rasa aman dan nyaman bagi peserta selama mengikuti gowes,” imbuhnya.
Fajar berharap semangat yang terbangun melalui Gowes Bareng tidak berhenti ketika kegiatan berakhir. Kebersamaan dan gotong royong, kata dia, harus terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kita ingin peringatan HUT RI bukan hanya meriah, tetapi juga memberikan dampak positif, terutama dalam membangun pola hidup sehat dan mempererat persaudaraan,” jelasnya.
Kemeriahan semakin lengkap dengan berbagai hadiah menarik yang disiapkan panitia. Antusiasme peserta terlihat sejak garis start hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.
Gowes Bareng akhirnya bukan sekadar mengayuh sepeda. Di balik kegiatan tersebut, terselip pesan sederhana: kemerdekaan bisa dirayakan dengan cara sehat, guyub, dan penuh kebersamaan.(W&)












