SIDOARJO – SMAN 1 Taman Sidoarjo terus memperkuat kolaborasi antara sekolah dan keluarga melalui kegiatan parenting bertema “Mewujudkan Sinergi Guru & Orang Tua dalam Pendidikan Ananda” yang akan digelar pada Senin, 27 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah membangun komunikasi yang lebih erat dengan para wali murid. Harapannya, pendidikan karakter, pembentukan disiplin, hingga perkembangan psikologis peserta didik dapat berjalan seiring antara lingkungan sekolah dan keluarga.
Menghadirkan Syaiful Bachri, Ketua Komnas Perlindungan Anak Surabaya sekaligus Koordinator PAUD Institute Jawa Timur dan pendiri Parenting Cangkruk’an Surabaya, seminar ini akan membahas pentingnya peran orang tua sebagai mitra utama guru dalam mendampingi tumbuh kembang remaja di era digital.

Menurut Syaiful Bachri, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kualitas pembelajaran di sekolah, tetapi juga oleh keterlibatan aktif orang tua di rumah.
“Guru dan orang tua harus memiliki visi yang sama dalam mendidik anak. Ketika komunikasi berjalan baik, berbagai persoalan seperti kenakalan remaja, perundungan, hingga penyalahgunaan gawai dapat dicegah sejak dini,” ujarnya.
Melalui forum tersebut, para orang tua diharapkan memperoleh wawasan mengenai pola asuh yang adaptif, cara membangun komunikasi efektif dengan anak, serta strategi menghadapi tantangan perkembangan remaja.
Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Komnas Perlindungan Anak Surabaya dan Sahabat Anak Indonesia Surabaya, sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah anak.
Pihak SMAN 1 Taman berharap seminar parenting ini tidak hanya menjadi ajang penyampaian materi, tetapi juga menjadi ruang dialog antara sekolah dan orang tua untuk menyamakan langkah dalam mencetak generasi yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.












