SURABAYA – Suasana haru bercampur bahagia menyelimuti acara Perpisahan dan Pentas Seni TK Khasanah Jambangan Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar meriah pada Ahad (14/6). Mengusung tema “Jelajah Nusantara: Kota, Desa dan Pesisir”, kegiatan tersebut menjadi momentum istimewa bagi peserta didik, guru, serta orang tua dalam menandai berakhirnya masa pendidikan anak-anak di tingkat taman kanak-kanak.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, sambutan-sambutan, serta pembacaan doa yang berlangsung khidmat. Momen tersebut menjadi ungkapan rasa syukur atas perjalanan pendidikan yang telah dilalui para siswa selama menempuh pendidikan di TK Khasanah Jambangan.
Dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Yayasan mewakili Kepala Yayasan, disampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir secara langsung. Pihak yayasan juga menyampaikan rasa syukur serta apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan acara perpisahan dan pentas seni yang menjadi wadah menampilkan kreativitas, bakat, serta perkembangan peserta didik.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan sarana untuk menunjukkan hasil pembelajaran dan pembentukan karakter yang telah dijalani anak-anak selama bersekolah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru yang telah mendidik dengan penuh kesabaran dan kasih sayang, serta kepada para orang tua yang senantiasa mendukung proses pendidikan anak-anak. Keberhasilan hari ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara sekolah, yayasan, dan keluarga,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar para lulusan terus semangat belajar, berani bermimpi, serta senantiasa menghormati orang tua dan guru sebagai bekal meraih masa depan.
“Perpisahan ini bukan akhir perjalanan pendidikan, melainkan langkah awal menuju jenjang yang lebih tinggi. Semoga seluruh lulusan TK Khasanah Jambangan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, kreatif, dan percaya diri dalam meraih cita-cita,” tambahnya.
Kepala TK Khasanah Jambangan, Lia, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pendidikan anak-anak selama ini. Ia berharap para siswa tetap semangat belajar dan terus mengejar impian mereka.
Sementara itu, perwakilan wali murid, Juwasih, menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru atas dedikasi dan perhatian yang diberikan kepada anak-anak. Pada tahun ajaran ini, TK Khasanah Jambangan meluluskan 29 siswa dari total 62 peserta didik yang sedang menempuh pendidikan.
Tema “Jelajah Nusantara: Kota, Desa dan Pesisir” dipilih untuk mengenalkan keberagaman Indonesia kepada anak-anak sejak usia dini. Melalui konsep tersebut, siswa diajak memahami kehidupan masyarakat perkotaan yang modern, mengenal kesederhanaan dan kekayaan alam pedesaan, hingga memahami karakter masyarakat pesisir yang tangguh menghadapi tantangan alam.
Sebagai simbol berakhirnya masa pendidikan di taman kanak-kanak, dilakukan prosesi penyerahan peserta didik secara simbolis dari pihak sekolah dan yayasan kepada orang tua. Momen tersebut menjadi salah satu bagian paling mengharukan dalam acara.
Kemeriahan semakin terasa saat pentas seni dimulai. Beragam penampilan ditunjukkan para siswa, mulai dari tari-tarian bertema Nusantara, pembacaan puisi, menyanyi, hingga hafalan surah-surah pendek. Seluruh penampilan mendapat sambutan hangat dari para orang tua dan tamu undangan yang hadir.
Panitia juga memberikan piala dan penghargaan kepada siswa berprestasi dari kelompok TK A maupun TK B sebagai bentuk apresiasi atas capaian mereka selama mengikuti proses pembelajaran.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua Komnas Perlindungan Anak Kota Surabaya, Syaiful Bachri, serta Ketua IGTKI Kecamatan Wonokromo. Dalam kesempatan itu, Syaiful mengaku bangga melihat perkembangan para siswa.
“Dulu mereka datang dengan rasa malu-malu, bahkan ada yang belum siap berpisah dari orang tuanya. Hari ini mereka sudah berani tampil di depan banyak orang, mampu membaca, menulis, menyanyi, dan berinteraksi dengan baik bersama teman-temannya,” tuturnya.
Ia juga berpesan kepada para siswa agar selalu menghormati orang tua dan guru serta terus belajar untuk meraih cita-cita.
“Ingat pesan Kak Iful, jadilah anak yang sholeh dan sholehah, hormat kepada orang tua dan guru, serta jangan pernah berhenti belajar. Teruslah mengejar cita-cita kalian,” pesannya.
Syaiful berharap TK Khasanah Jambangan terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang semakin maju dengan dukungan fasilitas dan sarana pembelajaran yang lebih baik.
“Semoga TK Khasanah Jambangan semakin maju, fasilitasnya semakin lengkap, dan tetap menjadi rumah kedua yang nyaman bagi generasi-generasi berikutnya,” ujarnya.
Ia juga mendoakan seluruh lulusan dapat tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas, berakhlak mulia, serta mampu membanggakan orang tua, guru, dan masyarakat.
Melalui kegiatan perpisahan dan pentas seni tersebut, para siswa tidak hanya merayakan kelulusan, tetapi juga membawa bekal pengalaman, karakter, dan nilai-nilai positif yang akan menjadi fondasi dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.












