Beranda / Hukum & Kriminal / Lulusan Berkarakter, SD Taquma Surabaya Utamakan Akhlak di Atas Prestasi Akademik

Lulusan Berkarakter, SD Taquma Surabaya Utamakan Akhlak di Atas Prestasi Akademik

SURABAYA – Di tengah persaingan pendidikan yang semakin ketat dan kecenderungan sekolah berlomba mengejar capaian akademik, SD Taquma Surabaya justru memilih menempatkan pembentukan karakter sebagai prioritas utama. Bagi sekolah ini, keberhasilan siswa tidak hanya diukur dari nilai rapor, tetapi juga dari akhlak dan jejak kebaikan yang ditinggalkan.

Komitmen tersebut terlihat dalam acara pelepasan 52 siswa kelas VI Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar Minggu (7/6). Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh pendidikan, pemerintahan, dan masyarakat, sekaligus menjadi momentum peluncuran tiga buku karya siswa dan guru SD Taquma Surabaya.

Kepala SD Taquma Surabaya, Nur Rohmatul Izzah, menjelaskan bahwa sistem penilaian siswa berprestasi di sekolahnya berbeda dengan kebanyakan sekolah lain. Komponen kesantunan justru menjadi penilaian terbesar dibanding capaian akademik.

“Visi sekolah kami adalah santun, cerdas, kreatif, dan berprestasi. Karena itu, aspek santun atau akhlak menjadi pondasi utama dalam pendidikan kami. Selain itu, peluncuran tiga buku karya siswa dan guru merupakan bentuk nyata penguatan budaya literasi dan upaya meninggalkan jejak digital melalui karya tulis,” ujarnya.

Menurut Izzah, komposisi penilaian siswa berprestasi terdiri atas 50 persen kesantunan, 40 persen akademik, dan 10 persen prestasi lainnya. Sementara untuk kategori penulis cilik terbaik, penilaian dilakukan berdasarkan keaslian karya, gaya bahasa, penggunaan bahasa Indonesia yang baik, serta sejumlah indikator lain.

Ia menegaskan, konsep tersebut dirancang untuk melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki etika, empati, dan kemampuan berinteraksi secara santun di tengah masyarakat.

“Sepintar apa pun anak-anak, jika tidak memiliki akhlak yang baik, maka itu tidak cukup. Sekolah unggulan bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga kualitas karakter lulusannya,” tegasnya.

Peluncuran buku karya siswa juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Surabaya. Dalam sambutan yang dibacakan Wakil Wali Kota Surabaya, disebutkan bahwa buku bertajuk Kidung Kecil Kita menjadi bukti keberhasilan sekolah dalam membangun budaya literasi sekaligus mengembangkan kreativitas peserta didik.

Sementara itu, Ketua Komnas Anak Surabaya menilai lulusan SD Taquma tahun ini merupakan generasi yang telah melewati berbagai tantangan pendidikan. Mereka memulai pendidikan dasar saat pandemi Covid-19, beradaptasi dengan pembelajaran daring, hingga mengalami berbagai perubahan kurikulum yang menekankan penguatan karakter, berpikir kritis, serta pengenalan teknologi dan kecerdasan buatan (AI).

“Selamat dan sukses untuk seluruh siswa kelas VI SD Taquma Surabaya. Teruslah melangkah menggapai cita-cita dan menjadi generasi berkemajuan yang membanggakan,” ujarnya.

Acara pelepasan berlangsung penuh haru. Perwakilan wali murid menyampaikan apresiasi kepada para guru yang telah mendampingi proses tumbuh kembang anak selama enam tahun terakhir. Mereka berharap para lulusan tetap menjaga nilai-nilai kebaikan, rendah hati, dan terus berprestasi di jenjang pendidikan berikutnya.

Dengan menempatkan karakter sebagai fondasi utama pendidikan, SD Taquma Surabaya berupaya membuktikan bahwa keberhasilan sekolah tidak semata-mata diukur dari tingginya nilai akademik, melainkan dari sejauh mana lulusannya mampu menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *