Beranda / Hukum & Kriminal / IPSM Surabaya Gandeng Yayasan dan Komnas PA, Perkuat Penanganan Masalah Sosial dan Anak

IPSM Surabaya Gandeng Yayasan dan Komnas PA, Perkuat Penanganan Masalah Sosial dan Anak

SURABAYA – Upaya memperkuat penanganan persoalan sosial, penyalahgunaan narkoba, serta perlindungan anak di Kota Surabaya terus dilakukan melalui kolaborasi lintas lembaga. Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat Kota Surabaya, Dra. Agnes Warsiati, M.Si., menerima kunjungan kerja dan audiensi dari Yayasan Omah Sehat Bersinar dan Komnas Perlindungan Anak Kota Surabaya di Kantor PGRI Kota Surabaya, Jumat (5/6).

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antar-lembaga dalam memberikan pendampingan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya terkait persoalan sosial, rehabilitasi penyalahgunaan narkotika, serta pemenuhan hak-hak anak.

Agnes menjelaskan, tantangan sosial yang dihadapi Kota Surabaya saat ini semakin kompleks. Karena itu, diperlukan koordinasi yang lebih erat antara organisasi sosial, lembaga perlindungan anak, serta pihak-pihak yang bergerak dalam pencegahan dan rehabilitasi penyalahgunaan narkoba.

“Kami menyambut baik kedatangan rekan-rekan dari Yayasan Omah Sehat Bersinar dan Komnas Perlindungan Anak Kota Surabaya. Pertemuan ini menjadi wujud komitmen bersama untuk memperkuat layanan sosial bagi masyarakat. Sinergi yang kuat merupakan kunci agar penanganan berbagai persoalan sosial dan anak dapat berjalan efektif, aman, dan berkelanjutan,” ujar Agnes.

Dalam audiensi tersebut hadir perwakilan YOSB dan Komnas PA Surabaya, yakni Syaiful Bachri,Rr. Adinda Dwi Inggardiah S.H, M.H., serta Farita Sari Dewianti, SE.

Agnes menambahkan, IPSM bersama PGRI Kota Surabaya membuka ruang kerja sama yang lebih luas dengan berbagai lembaga yang memiliki fokus pada pencegahan dampak penyalahgunaan NAPZA maupun perlindungan anak. Kolaborasi tersebut nantinya akan dituangkan dalam bentuk perjanjian kerja sama sebagai dasar pelaksanaan program bersama.

Menurut dia, sinkronisasi program, pertukaran informasi, serta penguatan jaringan layanan menjadi hal penting agar setiap persoalan sosial yang muncul di masyarakat dapat ditangani secara cepat dan tepat.

“Kami berharap komunikasi dan koordinasi yang telah terbangun ini terus berlanjut. Dengan kerja sama yang baik, pelayanan sosial kepada masyarakat dapat semakin profesional, berkualitas, dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Yayasan Omah Sehat Bersinar dan Komnas Perlindungan Anak Kota Surabaya, Adinda, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan IPSM dan PGRI Kota Surabaya. Ia berharap sinergi yang dibangun dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami hadir tidak hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi dalam memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat Kota Surabaya. Dukungan dari IPSM dan PGRI sangat penting untuk memperkuat program-program sosial yang kami jalankan,” ujarnya.

Pertemuan ditutup dengan kesepakatan untuk memperkuat komunikasi dua arah dan menindaklanjutinya melalui penyusunan perjanjian kerja sama. Langkah tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membangun layanan sosial, rehabilitasi NAPZA, dan perlindungan anak yang lebih terintegrasi di Kota Surabaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *