Beranda / Ragam / Lawan Ulat, Poktan Mustika Jaya Turunkan Drone di Lahan Jagung

Lawan Ulat, Poktan Mustika Jaya Turunkan Drone di Lahan Jagung

BANGKALAN – Serangan hama tak mau ditunggu. Kelompok Tani (Poktan) Mustika Jaya, Desa Balung, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, memilih bergerak cepat untuk menyelamatkan tanaman jagung dari ancaman ulat.

Selasa (18/8/2026), lebih dari dua hektare lahan jagung disemprot menggunakan drone sewaan. Teknologi tersebut dikerahkan untuk mempercepat penyemprotan sekaligus membantu memastikan cairan pengendali hama dan vitamin menjangkau tanaman secara lebih merata.

Ketua Poktan Mustika Jaya, H. Mansyur, turun langsung memantau proses penyemprotan. Kegiatan itu turut disaksikan PPL, unsur TNI, Polsek, serta anggota kelompok tani.

Bagi petani, penggunaan drone bukan sekadar mengikuti tren teknologi. Langkah tersebut menjadi pilihan praktis ketika luas lahan membuat penyemprotan manual membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya lebih besar.

“Kami menyewa drone untuk membantu penyemprotan karena lahannya cukup luas. Harapannya tanaman jagung bisa terhindar dari serangan ulat dan pertumbuhannya semakin bagus,” kata Mansyur.

Penyemprotan dilakukan sebagai bagian dari perawatan tanaman agar gangguan hama tidak berkembang dan menggerus potensi hasil panen. Petani juga memberikan vitamin untuk menunjang pertumbuhan tanaman hingga memasuki masa produksi.

Kehadiran PPL, TNI, dan Polsek dalam kegiatan tersebut memperlihatkan adanya kolaborasi di tingkat lapangan dalam mendukung aktivitas pertanian. Namun, bagi Poktan Mustika Jaya, hasil akhirnya tetap satu: tanaman sehat, produksi terjaga, dan petani tidak kehilangan hasil akibat serangan hama.

Teknologi drone pun mulai menjadi salah satu opsi bagi petani ketika berhadapan dengan lahan yang luas. Sekali terbang, penyemprotan dapat dilakukan lebih cepat dibandingkan cara konvensional.

Poktan Mustika Jaya kini tinggal memastikan perawatan berjalan konsisten. Sebab, bagi petani jagung, ancaman hama tidak berhenti setelah satu kali penyemprotan. Pengawasan hingga masa panen menjadi kunci agar kerja keras selama masa tanam tidak berakhir sia-sia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *